Mengenal Tentang Anak Alergi Susu Sapi

Mengenal Tentang Anak Alergi Susu Sapi
March 13, 2021 0 Comments

Anak alergi susu sapi lebih sering dialami oleh anak-anak yang berusia 1 tahun ke bawah namun ada juga anak di atas 1 tahun ke atas terutama pada rentang 1 hingga 3 tahun yang juga masih mengalami alergi susu sapi.

Hal ini sebenarnya wajar terjadi karena sistem pencernaan bayi yang masih belum sempurna sehingga sistem imun tubuh menganggap bahwa susu sapi adalah zat asing yang harus dilawan. Inilah yang menyebabkan sistem imun tubuh mengeluarkan senyawa yang bertujuan untuk melindungi tubuh namun justru menyebabkan alergi.

Apa Itu Alergi Susu Sapi?

Alergi ini terjadi karena sistem imun tubuh menganggap susu sapi sebagai zat asing apalagi selama 6 bulan pertama kehidupannya bayi hanya boleh mengonsumsi ASI. Hanya saja terkadang yang dialami oleh si kecil bisa saja bukan merupakan alergi susu sapi melainkan intoleransi susu sapi tepatnya kandungan laktosa yang ada di dalam susu sapi.

Keduanya bisa saja muncul dan dialami oleh bayi yang baru saja mulai mengonsumsi MPASI. Namun ibu harus memahami terlebih dahulu apakah yang dialami itu merupakan intoleransi laktosa atau merupakan alergi susu sapi karena cara mengatasi kedua kondisi tersebut berbeda satu sama lain.

Anak alergi susu sapi berhubungan dengan sistem imun yang menimbulkan reaksi karena susu sapi dianggap sebagai musuh atau zat asing yang dapat merugikan tubuh sedangkan intoleransi laktosa merupakan sebuah reaksi yang berkaitan dengan sistem pencernaan anak di makan sistem pencernaannya tidak dapat mencerna laktosa dengan baik sehingga timbullah reaksi atau masalah pencernaan.

Gejala Intoleransi Laktosa dan Alergi Susu Sapi

Laktosa adalah sebuah zat gula yang dapat ditemukan di dalam susu sapi. Intoleransi laktosa terjadi karena tubuh kekurangan enzim untuk memecah laktosa. Ciri-ciri gejala yang dialami oleh anak yang mengalami intoleransi laktosa adalah kembung, sakit perut, diare dan feses berair (kadang berwarna kehijauan), berat badan tidak bertambah, produksi gas meningkat sehingga sering buang angin.

Beberapa gejala memang ada yang mirip dengan alergi susu sapi yaitu ruam pada kulit, batuk, muntah, napas pendek, bengkak pada beberapa area tubuh, kulit gatal dan kemerahan yang timbul setelah mengonsumsi susu sapi.

Lebih baik jika terdapat gejala yang timbul setelah mengonsumsi susu sapi, segera konsultasikan hal ini ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan begitu dokter bisa melakukan diagnosis yang tepat sesuai dengan kondisi anak dan juga memberikan penanganan yang tepat.

Ibu juga sebaiknya menghindari pemberian susu sapi kepada anak alergi susu sapi dan bisa menggantinya dengan susu soya atau susu kedelai misalnya susu SGM Eksplor Soya yang tidak mengandung laktosa dan juga kandungan nutrisi terutama kalsium yang lebih tinggi untuk mendukung tumbuh kembangnya.